Ternyata Oknum ASN Pemda Kerinci Jadi Bandar Sabu, Ini Videonya Saat Ditangkap Polres Kerinci


INDOJATIPOS.COM, Kerinci– Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Narkoba Polres Kerinci berhasil meringkus, empat bandar narkoba jenis sabu-sabu di sebuah pondok ladang milik tersangka YS (41) Desa Simpang Tutup, Kecamatan Gunung Kerinci dengan barang bukti 1 ons atau 100 gram Sabu.

Menurut keterangan Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho,SIK,MH didamping Wakapolres, Kabag Ops Kompol Niko, Kasat Resnarkoba IPTU Syafrizal, Kanit Idik Resnarkoba IPTU Yandra Kusuma saat Konferensi Pers, Rabu (10/2/2020) di lobi Mapolres membenarkan ada tersangka Oknum PNS Pemda Kerinci terlibat Sabu.

“Iya, satu orang oknum PNS (Pemda Kerinci red) atas kepemilikan Sabu,” kata Kapolres Agung.
Adapun identitas ke empat pelaku diantaranya, YS (41) alias Topel Warga Siulak Gedang, GH alias pak Riko bin Hasan (54) pekerjaan tani warga Dusun Dalam, Siulak, YSA (26) petani warga Koto Beringin, Siulak dan AP alias Guru (43) PNS warga RT 004 Siulak Kecil Hilir, Siulak.

Baca Juga  Kapolres Kerinci Bersama Dandim 0417 Kerinci Tinjau Kampung Tangguh

Ditanya soal dimana Oknum PNS Pemda Kerinci dinas? Kapolres itu dalam penyelidikan. “Silakan sama-sama mencaari tahu, rekan-rekan sudah dapat informasi,” ungkap Kapolres sambil tersenyum kepada awak media.

Menurut informasi, AP oknum PNS Pemda Kerinci terlibat narkoba sabu diduga berasal dari Dinas Pemdes Kabupaten Kerinci.
Sahril Hayadi Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Kerinci membenarkan, pihak telah mendapat laporan atas anak buah terlibat kasus narkoba. “Iya (AP red) dinas Pemdes, dan soal kepegawain nanti ranah BKPSDM sanksinya,” singkat Sahril melalui whatsaap.

Berita sebelum, Penangkapan sendiri dilakukan, Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, saat pelaku sedang berada di dalam pondok landang menunggu transaksi dengan pemesanya. Namun, pemesan belum datang, malah Tim Opsnas melakukan pengerebekan hingga membuatnya tidak bisa berkutik.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Kerinci Terus Sosialisasikan Gerakan Sungaipenuh Bermasker

Langsung saja pengeledahan dilakukan, dan petugas menemukan barang bukti berupa, satu kantong sabu-sabu seberat 100 gram dari tangan pelaku. Tak berhenti disitu, petugas kembali melakukan pengeledahan didalam pondok ladang. Benar saja, petugas menemukan alat timbangan digital serta alat isap sabu (bong) lengkap dengan pipet kaca pirex kaca diduga sering digunakan pelaku dan pembeli meningmati sabu-sabu tersebut.

Lalu, petugas juga menemukan sepucuk senpira beserta dua butir peluru aktif yang berada di dalam senjata tersebut. Kemudian, petugas juga mengunakan alat hisap sabu (bong) lengkap dengan pipet dan pirex kaca diduga sering digunakan pelaku dan pembeli untuk menikmati sabu-sabu tersebut.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho,SIK,MH didamping Wakapolres, Kabag Ops Kompol Niko, Kasat Resnarkoba IPTU Syafrizal, Kanit Idik Resnarkoba IPTU Yandra Kusuma mengatakan, bahwa pihaknya sudah dua hari melakukan pengintaian terhadap empat pelaku sebelum dilakukan penggerebekan, untuk memastikan saat transaksi pelaku.

Baca Juga  Dua Bulan Ditinggal Istri, Pria 25 Tahun Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Jadi sebelum digerebek, pelaku telah beberapa kali menjualnya. Sabu yang diamankan sebanyak 1 ons atau 100 gram dinilai dengan uang sebanyak Rp 100 juta,” terang Kapolres Agung kepada awak media saat menggelar konferensi pers, Rabu (10/2/2021) di lobi Mapolres.

Dijelaskanya, bahwa ke empat pelaku akan dijerat pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU no 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. “Atas perbuatanya, pelaku akan diancam hukuman maksimal terhadap 4 pelaku ini 20 tahun penjara atau seumur hidup,” jelasnya.(Rico Pirmando)

KLIK link vidoe dibawah ini..

https://youtu.be/dl1kJJGwh9I

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.