Gelapkan Uang Nasabah Rp 393 Juta, Pegawai Bank BTPN Sungaipenuh Ditangkap Polisi


INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH- Mantan Pegawai Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN) cabang Sungaipenuh ditangkap tim opsnal Reskrim Polres Kerinci, Rabu (26/5/2021), sekira pukul 21.30 Wib malam.

Dari data yang dihimpun, mantan Pegawai BTPN yang bernama Satrio Wijaya (33), warga Desa Simpang Empat Sungaitutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci, Jambi.

Ini Video Penangkapan Pegawai Bank BTPN..

https://youtu.be/Lu598sysWHk

Satrio yang terlibat dalam kasus perbankan yang dilaporkan oleh nasabah, dan sebelumnya dalam proses penyelidikan dan penyidikan Satrio yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho SIK MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Edi Mardi Siswoyo SE MM, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia bahtera, dipimpin langsung olehnya, bertempat di Kota Sungaipenuh.

Baca Juga  Mahasiswa Demo Walikota Sungaipenuh AJB di KPK

Malam tadi penangkapnya. Lokasi penangkapan di warung makan depan kampus AMIK Depati Parbo Sungaipenuh, ”ungkap Kasat, Kamis (27/5).

Usai ditangkap, tersangka langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Kerinci untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Sekarang sudah diamankan di Polres, penyidik ​​melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, dari data dan informasi yang didapat, tersangka Satrio dilaporkan oleh nasabah BTPN Sungaipenuh, yang merupakan pensiunan PNS, dugaan dugaan kasus pinjaman nasabah yang ingin pindah ke bank lain.

Namun saat nasabah melunasi sisa pinjaman, malah uang dari nasabah tidak disetor, tetapi tersangka membuat keterangan lunas sebagai syarat mengajukan pinjaman ke bank lain, akibatnya saat proses pinjaman ke bank lain tidak terdeteksi masih ada tunggakan di BTPN yang belum selesai sebanyak Rp 393.386.065.(rco)

Baca Juga  Proses Hukum Kasus Dugaan Ijazah Palsu Ketua DPRD Kerinci Berlanjut
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.