Bahas Rencana Aksi 100 Hari Kerja, Wako – Wawako Kumpulkan Kepala SKPD


INDOJATIPOS.COM, SUNGAIPENUH – Walikota Ahmadi Zubir bersama Wakil Walikota Alvia Santoni bergerak cepat.

Di hari pertama kerja, Senin (28/6), keduanya langsung mengumpulkan dan menggelar pertemuan dengan kepala SKPD dalam rangka membahas tindak lanjut rencana aksi merealisasikan program 100 hari kerja.

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan prioritas program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tempo 100 hari kedepan.

Seluruh SKPD diminta menyusun rencana aksi secara terintegrasi dan terukur untuk mendukung dan mensukseskan program 100 hari kerja itu.

Bahkan Wako Ahmadi menegaskan bakal siap berkantor di kecamatan untuk memantau langsung pelaksanaan dan realisasi program 100 hari kerja.

Beberapa sektor strategis masuk dalam program 100 kerja, diantaranya penanganan sampah dari hulu ke hilir, optimalisasi fungsi drainase dan sungai.

Baca Juga  Sekda Alpian Tegaskan Pentingnya Efisiensi dan Efektivitas Waktu

Bidang keagamaan diantaranya melalui program magrib mengaji, didikan subuh dan mendirikan rumah Tahfiz.

Dibidang penataan ruang diantaranya penataan lokasi parkir , penataan dan penertiban pangkalan ojek, penataan pedagang kaki lima, pembentukan regulasi terkait bongkar muat barang, penataan taman kota, penertiban papan reklame, optimalisasi PJU, pengecatan ruko, gedung , kantor dan jalan protokol, pengembalian fungsi infrastruktur dan lainnya.

Bidang pengendalian banjir melalui identifikasi dan survei titik dan luasan banjir, pembentukan satgas drainase dan lainnya.

Bidang kesehatan, optimalisasi anggaran jaminan kesehatan dan penanganan Covid 19 melalui optimalisasi fungsi gugus tugas Covid.
Dibidang keuangan daerah, antara lain uji petik, penataan manajemen SDM optimalisasi sumber sumber PAD dan lainnya. (Adv/rco)

Baca Juga  MTsN Model Sungaipenuh Diserang Pelajar SMP
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.