Akibat dan Penyebab Penyalahgunaan Narkoba pada Usia Remaja 


Nama : Intan Naimah

Nim:

Jurusan: S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia

Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan obat terlarang lainnya. Namun istilahi lain menurut Kementrian Kesehatan ialah NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Saat ini penyalahgunaan narkoa sudah tidak asing terjadi pada masyarakat bahkan sudah menjadi penyakit masyarakat yang sangat bahaya. Selain dapat menyebabkan kecanduan dan kerusakan saraf, narkoba juga menjadi awal mula dari banyaknya tindakan kejahatan yang terjadi. Selain itu juga narkoba telah dijadikan pelarian bagi remaja ketika terjadi masalah, dan juga digunakan sebagai gaya hidup.

Kurangnya edukasi dan juga pemahaman tentang efek samping bahayanya dalam mengkonsumsi narkoba  serta kurangnya pengawasan dari lingkusan terkedat seperti keluarga hingga pergaulan menjadi salah satu penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Wawako Antos hadiri Kenduri Lawang Swarnabhumi

Salah satu akibat dari penggunaan narkoba ialah dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, bahkan dapat menyebabkan kematian. Meskipun mungkin sebagian besar pengguna narkoba dan masyarakat telah mengetahui bahaya dari mengonsumsi narkoba namun hal tersebut tidak menjadi hirauan bagi mereka.

Dapat dilihat pada data yang dikeluarkan oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) penyalahgunaan narkoba mulai banyak terjadi pada kelompok usia remaja dan juga pelajar, tercatat pada tahun 2018 lalu penyalahgunaan narkoba di kelompok usia ini meningkat 3,2 persen atau setara 2,29 juta jiwa. Sementara pada tahun ini 2021 seperti kabar yang dimuat pada portal berita BNN, Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko menyebut, penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja semakin meningkat, dimana terjadi peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.

Baca Juga  Wako Ahmadi & DPRD Tandatangani Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun 2023

Disebutkan oleh Mantan Deputi Rehabilitasi BNN Dr. dr. Diah Setia Utami pada acara “Penyalahgunaan Narkoba dan Dampaknya Terhadap Kualitas SDM.  Narkoba dapat mempengaruhi perilaku seseorang, bahkan pengguna narkoba cenderung melakukan tindakan berisiko hingga sampai melakukan tindakan pembunuhan, Dan tidak hanya itu narkoba juga mengubah perilaku seseorang menjadi tidak normal, yang bisa mempengaruhi kehidupan seksualnya.

Serta dikatakan juga bahwa pengguna narkoba sangat susah bahkan tidak mungkin dapat sembuh 100%, namun beliau mengatakan pengguna narkoba dapat pulih dari kebiasaan kecanduan terhadap narkoba dengan melakukan proses rehabilitasi.Pengguna narkoba pada kelompok usia remaja ini dapat dikatakan sebagai pengguna jangka panjang, karena umur yang masih muda dan memiliki rentang umur yang panjang. Hal tersebut terjadi karena menggunakan narkoba terdapat yang namanya imun, jadi imun tersebut akan meningkat sesuai dengan seringnya penggunaan yang awalnya mungkin hanya sebutir bisa fly, jadi nanti dosisnya akan lebih tinggi karena imun pengguna dan kebutuhan akan semakin meningkat.

Baca Juga  CCTV Bundaran Adipura Diaktifkan, Ini Tujuannya..

Oleh karena banyaknya akibat negatif yang ditimbulkan karena mengkonsumsi narkoba alangkah lebih baik untuk tidak menggunakannya. Hal tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan melebar kelingkungan sekitar, jika kelompok kelompok kecil pada masyarakat telah paham dan mengerti efek dari penyalahgunaan narkoba maka diharapkan akan dapat menekan angka pengguna narkoba pada waktu yang akan datang.(***)

 

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.