Bahaya Penyalahgunaan Obat Batuk yang Mengandung Dekstrometorfan oleh Kaum Remaja


Penulis : Mutiara Zahari
Nim : (1704028)
Jurusan S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia

Apa itu obat..?
Obat adalah bahan tunggal atau campuran yang digunakan pada bagian dalam maupun bagian luar tubuh, guna mencegah, meringankan, maupun menyembuhkan penyakit pada makluk hidup dalam dosis tertentu. Obat itu sendiri hanya bisa di racik oleh ahli di bidangnya. Meskipun obat dapat menyembuhkan, tetapi obat dapat menjadi racun tergantung pada cara penggunaannya. Oleh karena itu dalam menggunakan obat perlu diketahui efek obat tersebut, penyakit apa yang diderita, berapa dosisnya serta kapan dan dimana obat itu digunakan.

Apa saja penggolongan obat…?

Penggolongan obat ini terdiri dari obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek, obat keras, psikotropika dan narkotika. Obat bisa di dapatkan mulai dari apotek, toko obat, dan warung, tergantung jenis gologan obatnya.

Baca Juga  Kota Sungai Penuh Sabet Dua Penghargaan Pariwisata Nasional API Award 2022

Apa saja bentuk penyalah gunaan obat dekstrometorfan oleh remaja..?

Obat yang sering di salahgunakan oleh remaja biasanya berjenis obat batuk, karena adanya kandungan dari beberapa jenis obat batuk tersebut yang dapat menyebabkan kepala menjadi ringan hingga ada sensasi terjadi halusinasi, paranoia, dan perilaku agresif seperti dextromethorphan yang terkandung dalam komix, siladex, dan lainnya. Penyalahgunaan Obat Batuk ini dilakukan secara sengaja untuk mendapatkan efek mabuk, Ngefly dan mengikuti gaya teman. Padahal jika dicermati secara seksama, dekstrometorfan masuk kategori narkotika golongan III yang tertuang dalam lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yakni di urutan kedua dalam gugus narkotika golongan III dengan nama dekstropropoksifena.

Apasih dampak bagi para penyalahguna dan lingkungan sekitarnya..?

Baca Juga  Buka Musda MUI, Wako Ahmadi : Ulama Berperan Penting Membangun Generasi

Penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gagal hati, kejang, gangguan pernapasan, dan koma bahkan sampai meninggal dunia, dan mengakibatkan perilaku menyimpanglainnya yang mengganggu masyarakat. Diantaranya, mabukmabukan, tawuran antar individu dan/atau kelompok, ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor, bolos sekolah dan lainsebagainya.

Bagaimana upaya dalam pencegahan yang dapat dilakukan..?

a).Mengikuti kegiatan yang positif seperti berolahraga dengan teratur
b).Jauhkan diri dari pergaulan yang tidak sehat
c).Hindari kebiasaan merokok
d).Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.