IAIN Kerinci Tuan Rumah, Forum Rektor PTKIN  se-Indonesia Digelar


INDOJATIPOS.COM, Kerinci‐- Guna Peningkatan kapasitas dan pengembangan kelembagaan dalam Bingkai moderasi beragama peruguan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementrian Agama RI, Forum Rektor PTKIN menggelar Focus Group Discussion Pimpinan PTKIN Kementrian Agama RI yang pertama di Kabupaten Kerinci- Kota Sungaipenuh selama dua hari.

FGD digelar di aula hotel Grand Kerinci dan dibuka langsung oleh Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir dan dihadiri 30 ketua Rektor PTKIN seluruh indonesia, Kamis (16/9/2021).

Sambutan Rektor IAIN Kerinci Dr Asyari MA selaku tuan rumah mengatakan, FGD rektor PTKIN se-indonesia ini pertama dilakukan di Kerinci-Sungaipenuh.

FOTO: Para Rektor PTKIN Se- indonesia Menandatangan Kerjasama Perguruan Tinggi
FOTO: Para Rektor PTKIN Se- indonesia Menandatangan Kerjasama Perguruan Tinggi

“Dengan adanya acara ini, bisa mendorong peningkatan Perguruan Tinggi yang ada di Kerinci dan Sungaipenuh. Seperti, dosen IAIN kita dorong menjadi guru besar,” ungkap Dr Asyari MA dalam sambutanya.

Baca Juga  Pemkot Sungaipenuh Peringatan HUT PGRI ke-76 & HGN Tahun 2021

Asyari juga memaparkan, ia yakin, IAIN Kerinci bisa menjadi UIN, karena jumlah siswa 5 ribu lebih, memiliki 3 kampus, 200 dosen, 1 guru besar dan 46 doktor.

“Mudahan-mudahan IAIN lebih berkembang, unggul, maju. Syukur nanri jadi UIN seperti di palu.  Sekarang Kita sedang menyusun menuju UIN,” jelasnya.

Walikota Sungaipenuh Ahmadi dengan Para Rektor PTKIN se-indonesia
Walikota Sungaipenuh Ahmadi dengan Para Rektor PTKIN se-indonesia

Lanjut, Sambutan Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir mengatakan, Kota Sungaipenuh adalah kota kecil yang memiliki 7 perguruan tinggi diantaranya, 6 swasta, 1 Negeri yaitu IAIN Kerincin.

“Terimakasih atas FDG ini, semoga jadi Meningkatkan kwalitas dan kwantitas Agama. Kami juga mempunyai program Wajib siswa/siswa ikut mengaji setiap di TPA/TPSA, kita minta Bekerjasama dengan Kemenag RI,” ungkap Ahmadi.

Sementara, Ketua Forum Rektor PTKIN se-indonesia, Dr Rahmat Hidayat mengukapkan, pihaknya bersama-sama mendorong IAIN Kerinci menjadi UIN, alasannya, wilayah Kerinci sangat jauh jarak antara pusat provinsi. “Mengapa tidak, forum rektor ini bertujuan berbagi, sharing antara rektor untuk kemajuan pengembangan PT dan bukan saling menjatuhkan. Salah satu IAIN Kerinci sudah layak naik status jadi UIN,” ucapnya.

Baca Juga  Vaksinasi Satreskrim Polres Kerinci Membeludak, Kapolres Beri Bingkisan ke Peserta

Terakhir, paparan dari Sekjen Kementrian Agama RI Prof Dr H Nizar Ali,MAg.(rco/adv)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.