Kades Sangir Tengah Babak Belur Diamuk Warga


INDOJATIPOS.COM, KERINCI-Kades Sangir Tengah, Kecamatan Kayu Aro, Dedi Dores, menjadi sasaran kemarahan warga, Kamis (13/1). Dedi Dores yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus asusila tersebut, babak belur diamuk warga di Kantor Desa sekira pukul 11.00 Wib.

Informasi ini disampaikan oleh warga setempat. Menurut warga, emosi warga tak lagi dapat dibendung, karena ulah sang kades selama ini, dan menuntut kades segera mundur dan ditahan.

“Ya, pak Kades tadi dikeroyok warga. Kondisi beliau mengalami babak belur dan beberapa luka. Kejadiannya sekira pukul 11.00 ” ungkap warga.

Warga lainnya, menjelaskan, pemicu kemarahan warga karena kades terlebih dahulu menyerang warga dengan menyiram salah seorang warga dengan air panas, yang saat ini telah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga  Diduga Bandar Sabu, Oknum Kades di Kerinci Diringkus

“Awalnya kades mengumumkan vaksin. Kemudian, kades masuk ke kantor desa. Di dalam kantor, kades memanaskan air. Kades berteriak di dalam kantor. Kemudian saat salah seorang warga masuk ke kantor, kades malah menyiramnya dengan air panas. Inilah pemicunya, bukan warga yang menyerang, tapi kades yang menyerang warga terlebih dahulu,” ungkap warga Sangir Tengah yang meminta namanya tidak disebutkan.

Dikatakannya, karena ada warga yang disiram, maka warga yang lain marah. Bahkan kades memutar balik fakta seolah-olah dia yang diserang dan meminta tolong, sehingga membuat situasi menjadi memanas, hingga kades menjadi sasaran amukan warga, termasuk mobil kades.

“Pekan kemaren masyarakat demo di kantor camat, dan ada kesepakatan bahwa segala urusan warga tidak lagi melalui kades, namun pagi ini kades masih membuat pengumuman dan masuk ke kantor desa, dan menyerang warga,” katanya.

Baca Juga  Polres Kerinci Ringkus 4 Pelaku PETI di Muara Emat

Sementara itu, warga Kayu Aro, Saidi, dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Untuk kejadian kali ini, juga dipicu ulah kades terhadap warga.

“Beberapa waktu lalu warga juga sempat demo di kantor Camat. Tapi hingga hari ini tidak ada tindak lanjut mengenai tuntutan warga tersebut dari Kecamatan dan Pemdes,” ungkapnya.

“Selain Kades, kantor desa dan mobil kades juga rusak dan hancur,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim, Iptu Edi Mardi, dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, tindak lanjut dari kejadian tersebut, pihak Polres akan mengamankan kades ke Polres Kerinci.

“Kita amankan di Polres dulu, untuk dimintai keterangan. Kejadian ini ada miss komunikasi antara warga,” ungkapnya.(rco)

Baca Juga  Bejat! Ayah Cabuli Anak Kandung Ditangkap Polres Kerinci
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.