Diduga PLTA Batang Merangin Kerinci Pasok Galian C Ilegal dari Pesisir Selatan


Tampak Truk Angkut Galian C Istrihat di Tanjakan Muaro sako, Tapan Menjelang Perbatasan Sungaipenuh, Kerinci.

INDOJATIPOS.COM, KERINCI – PLTA Batang Merangin Kerinci alias PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) menuai sorotan. PT KMH memasok material galian c yang diangkut dari luar Kerinci. Informasi diperoleh di lapangan material batu, yang diangkut truk ke lokasi proyek PLTA diduga ilegal. Sehingga tak ada kontribusi PAD bagi Kerinci.

Pantauan tim media indojatipos.com sudah lebih seminggu puluhan dump truck mengangkut material batu ke lokasi PLTA Batang Merangin. Truk tersebut disebut – sebut datang dari wilayah Bengkulu, Pesisir Selatan melewati jalan perbatasan Sungai Penuh-Tapan.

Berbagai jenis plat, bahkan nopol profit kendaraan truk yang membawa batu tersebut ke lokasi PLTA.

Baca Juga  Puluhan Pelaku UMKM di Sungaipenuh Sulit Dapatkan Bio Solar

Seperti pantauan awak media pada Jumat (11/02/2022), ada puluhan mobil dump truk yang berisi batu lewat beriringan hingga ke PT KMH Batang Merangin. Warga Batang Merangin pun mengakui hal ini.

“Truk berisi batu, pasir lewat mulai pagi hari hingga siang. Mobil dump truk penuh batu didalamnya, dibawa sampai batang merangin. Informasi kami dapat batu dari indrapura, Air Haji Pesisir Selatan,” ujar sumber yang minta namanya tak dipublis.

Dia mengatakan, material galian C yang dibilang dari luar Kerinci tersebut kuat diduga ilegal. Selain itu akan merugikan daerah Kerinci sendiri, sebab tidak memberi kontribusi bagi daerah. Sementara PLTA atau PT KMH berasal dari Kerinci.

Baca Juga  Puluhan Pelaku UMKM di Sungaipenuh Sulit Dapatkan Bio Solar

“Ini sangat kita sayangkan PLTA ambil material dari luar. Kerinci tidak dapat apa apa. Bahkan jalan yang dilewati jadi rusak. Seharusnya PLTA ambil material dari Kerinci saja,” ungkapnya menambahkan.

Sementara itu Humas PLTA Batang Merangin Aslori dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Informasi beredar Aslori sudah pindah tugas. Demikian juga dengan PLTA yang baru hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan.(rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.