Nel Aini: Kegiatan APBD-P 2021 dan Menjabat PPK Sudah Sesuai Aturan


INDOJATIPOS.COM, SUNGAI PENUH – Terkait aksi unjak rasa soal Kegiatan APBD Perubahan 2021 khusus Dinas PUPR Kota Sungaipenuh telah selesaikan dilaksanakan tepat waktu.

Namun, ada yang menyoalkan bermasalah dan rangkap jabatan. Hal tersebut sudah ada aturan sesuai perundang-undangan. Jika ada permasalahan kegiatan yang dilakukan pihak rekanan, itu telah diatur dengan aturan.

“Jika ada temuan, pihak rekanan wajib mengembalikan, jika itu termuan dari pihak BPK,” ungkap Nel Aini, Sekretaris Dinas PUPR Kerinci, kepada indojatipos.com, Rabu (30/3/2022).

Terkait tuntutan aksi demo di kejati tersebut, Nel Aini selaku Sekretaris PUPR mengatakan semua yang disampaikan tidak ada yang betul. “Semua kegiatan di dinas PUPR dari APBDP 2021 sudah sesuai regulasi dan aturan,”ujar Nel aini.

Selanjutnya Nel Aini mengatakan terkait tuntutan dalam aksi demo terhadap saya diduga merangkap jabatan. Dimana saya disebut sebagai menjabat PA, dan PPTK.

“Ini sudah jelas salah. saya sendiri tidak pernah menjabat PA dan PPTK. Untuk menjabat PA kadis PUPR martin kahpiyasa,” imbuhnya.

Nel mengakui, menjabat sebagai PPK, memang saya yang menjabat, Itu pun tidak semua kegiatan dari 3 bidang yang saya jabat sebagai PPK, sementara kabid Bina Marga, Kabid Sumber Daya Air dan Kabid Tata Ruang, sebagian kegiatan, PPK tetap dijabat 3 kabid tersebut.

“Di bidang Ciptakarya tidak satupun kegiatannya saya sebagai PPK semua kegiatan dibidang ciptakarya PPK nya di pegang langsung kabid cipta karya Ade Rama Putra. Dalam Jabatan yang saya rangkap sebagai PPK tidak ada aturan yang saya langgar. Siapa pun dari dinas boleh menjabat PPK kalau sudah memiliki Sertifikat PPK,” jelas Nel.

Jika jabatan struktural dinas pemerintahan saya merangkap, Itu baru dikatakan melanggar aturan,” tutup Sekretaris PUPR Nel Aini,” tambahnya.(rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.