Tutupi Blank Spot Jambi, Pemprov Targetkan 285 Tiktik Belum Tercover Jaringan


INDOJATIPOS.COM, Jambi–Ketersediaan jaringan seluler dan internet dewasa ini sangat urgen, khususnya karena mampu menunjang komunikasi.
Ketersediannya harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama karena jaringan seluler dan internet juga berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Di Jambi ketersediaan jaringan seluler mungkin sudah bisa dirasakan, terutama pada kawasan-kawasan padat ekonomi, seperti kawasan perkotaan dan padat penduduk.

Sayangnya tercatat masih ada sebanyak 285 daerah yang tergolong sebagai wilayah blank spot alias wilayah yang tak tercover oleh jaringan.

Blind Spot ini tersebar di sejumlah kabupaten kota, khususnya wilayah-wilayah, Kabupaten Kerinci sebanyak 17 titik, Sarolangun 6 titik, tanjabbar 22 titik, Merangin 29 titik, batanghari 10 titik.

“Untuk tahun ini kita target 121 titik, sedangkan sudah terealisasi 93 titik atau 76,8 Persen,” Terang Nurachat Herlambang, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, pada konferensi pers di aula Hotel Aston Jambi, Selasa (28/6/2022).

Data ini bergerak sejak tahun ini 2022 program Gubernur Jambi Al Haria, selenjutnya hal ini kemudian menjadi konsen dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera dibenahi.

Selain persoalan tersebut, pihaknya juga telah meminta agar bagaimana anggaran desa bisa lebih dimanfaatkan untuk pengadaan jaringan internet dalam wilayah.

“Pihak desa bisa menganggarkan untuk membuat fasilitas internet. Karena Ketersediaan Informasi Sudah Jadi Kebutuhan Primer. Apalagi kebutusan mempromosikan hasil UMKM bisa dipromosikan melalui akun instagram dan buka lapak atau toko pedia, tentu butuh internet,” jelasnya.(Riko Pirmando)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.