Tekan Angka Lakalantas, Ini Himbauan Kapolres Kerinci


INDOJATIPOS.COM, Kerinci– Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K. Menghimbau Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci agar selalu tertib berlalu lintas sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat di minimalisir, Rabu (13 Juli 2022).

Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K. Mengatakan Demi keselamatan diri maupun orang lain mari taati peraturan atau UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, seperti:

1. Menggunakan ponsel saat berkendara
Ditindak berdasarkan Pasal 283 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman sanksi kurangan tiga bulan atau denda maksimal Rp 750 ribu.

2. Pengendara di bawah umur
Dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 281 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan empat bulan atau denda maksimal Rp 1 juta.

3. Berboncengan lebih dari 1 orang
Dijerat Pasal 292 juncto Pasal 106 ayat 9 Undang-undang Lalu Lintas dengan ancaman kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Baca Juga  Polres Kerinci Ringkus 4 Pelaku PETI di Muara Emat

4. Pengendara maupun penumpang Tidak menggunakan helm SNI
Ditindak berdasarkan Pasal 291 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu.

5. Berkendara dalam pengaruh alkohol
Dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 331 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.

6. Berkendara melawan arus
Dijerat pasal 287 ayat (1) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

7. Pengendara tidak bisa menunjukan SIM (Surat Izin Mengemudi)
Dijerat pasal 288 ayat (2) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

8. Pengendara tidak bisa menunjukan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Dijerat pasal 288 ayat (1) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Baca Juga  Tiga Pengedar Sabu Diringkus Polres Kerinci

9. Pengendara melanggar tidak dipasangi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) Dijerat pasal 280 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

10. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot Standar di Jerat Pasal Pasal 285 ayat (1) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Pemerintah daerah juga menghimbau kepada masyarakat untuk membayar pajak kendaraan di karenakan dengan membayar pajak juga membantu PAD (Pendapatan Asli daerah) untuk pembangunan daerah.

Baca Juga  Diduga Bandar Sabu, Oknum Kades di Kerinci Diringkus

Namun dalam hal ini Kapolres juga memberikan kelonggaran bagi masyarakat Khususnya para petani yang kendaraannya sudah tidak sesuai standar atau yang sudah di modifikasi, namun kendaraan tersebut ujar kapolres hanya boleh di gunakan untuk transportasi atau kendaraan para petani untuk keladang dan tidak boleh di gunakan di jalan raya.

Hal itu dilakukan Kapolres, menimbang sebagian besar masyarakat Kota Sungai penuh dan kabupaten kerinci mencari nafkah dari bertani dan mayoritas masyarakat merupakan petani, sehingga membutuhkan kendaraan tersebut untuk keladangnya.

“Kendaraan tersebut hanya bisa di gunakan untuk keladang, namun jika sudah melintas di jalan raya maka Polres Kerinci melalui Satlantas Polres Kerinci akan menindak pengemudi tersebut sesuai Undang-Undang,” jelas kapolres.

Kebijakan itu juga di harapkan tidak di salah artikan oleh masyarakat sebab kebijakan tersebut di ambil agar perekonomian masyarakat terutama para petani kembali stabil akibat pandemi Covid 19.(rco/hms)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.