Akibat Kemacetan Batanghari, Ambulance Bawa Pasien Meninggal di Jalan


INDOJATIPOS.COM, JAMBI – Kemacetan panjang jalan lintas Jambi di Batanghari, semakin parah. Macet panjang, Jumat hingga Sabtu (10/9/2022) pagi membuat Ambulance bawa pasien meninggal di jalan.

Antrian panjang kendaraan mulai mengular dari sore hari.

Pantauan awak media, kemacetan itu lantaran mobil tangki mengalami kerusakan di depan SPBU Simpang Tembesi.

Lantaran hal itu, arus lalu lintas mulai melambat dan menimbulkan kemacetan. Kondisi makin menjadi, lantaran gerimis dan hujan deras menjelang malam.

Terpantau kemacetan terjadi di sepanjang ruas jalan dari Koto Boyo sampai Tembesi.

Ada 6 titik kemacetan lainnya yang terpantau awak media ini di sepanjang ruas jalan tersebut.

Namun paling parah terjadi di ruas Koto Boyo. Ruas jalan sampai 4 lapis kendaraan. Hingga ambulance terjebak di jalan.

Baca Juga  Wawako Antos Hadiri High Level Meeting dan Capacity Building TP2DD Provinsi Jambi

Ambulance yang mengarah ke Jambi itu ternyata membawa pasien. Namun kemudian, putar arah menuju Sarolangun.

“Sudah meninggal, jadi putar arah,” kata sopir dan beberapa orang yang dekat ambulance.

Beberapa pengemudi menyayangkan kemacetan yang hampir berlangsung selama 12 jam itu.

Namun sayang, awak media tak mendapatkan informasi dari ambulance yang melintas yang terus berjalan melewati bahu jalan.

“Pemerintah harus cepat menindaklanjuti kemacetan ini. Banyak sekali kerugian yang kami alami,” kata Fajri, warga Merangin yang terjebak di jalan dari Jumat (9/9/2022) malam sekitar pukul 22.00 Wib.

Hingga Sabtu (10/9/2022) sekitar pukul 08.00 Wib masih terlihat antrian panjang. Namun secara bergantian, kendaraan mulai terurai meski masih terjadi kemacetan.(red)

Baca Juga  Puluhan Pelaku UMKM di Sungaipenuh Sulit Dapatkan Bio Solar
block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.