Popo Barbie Seleb Tiktok Kerinci Diringkus Polisi


INDOJATIPOS.COM, KERINCI – Selebgram Tiktok terkenal asal Kerinci Popo Barbie, diamankan polisi, Sabtu (1/7/2023). Informasi yang didapatkan, Ia diamankan karena telah meresahkan masyarakat atas video tak senonoh dirinya yang tersebar hingga viral di media sosial.

Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Ya, Popo kita amankan, sekarang masih proses pemeriksaan,” kata Kasat kepada wartawan.

Diketahui sebelumnya masyarakat Kerinci diresahkan dengan beredarnya video tak senonoh (onani) didepan patung yang dilakukan pria mirip dengan selebgran Popo Barbie.

Video berdurasi 21 detik itu tampak adegan diduga popo barbie menciumi patung sambil memegang alat vitalnya.

Baca Juga  Miliki Narkoba, Diduga Oknum Karyawan PLTA Diringkus Polisi

Diduga video tersebut direkam oleh yang ada di video tersebut untuk konsumsi pribadi, namun beredar di media sosial.

“Ini sangat meresahkan dan memalukan,” ujar salah seorang warga net.

Penelusuran media indojatipos.com, melalui akun tiktok popo berbie ada klarifikasi yang disampaikan oleh popo terkait video mirip dirinya yang tersebar itu. Mengenakan baju koko warna biru dan peci, popo menyampaikan permohonan maaf.

“Saya popo ingin meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia, nitizen atas video aku bir dengan oatung,” ujar Popo melalui akun tiktoknya.

Dalam video klarifikasi tersebut popo juga menyatakan, bahwa video tersebut hanya untuk dirinya pribadi. Dan yang menyebarkan video tersebut bukanlah dirinya.

Baca Juga  Viral, Video Asusila Diduga Mantan Presma Unja Hebohkan Masyarakat

“Bukan aku yang posting di status whatsapp (SW) aku, saya jelaskan, hp saya khusus untuk wa sudah 2 bulan hilang kemana, kemungkinan diambil, dipakai orang. Nomor wa itu tetap aktif, seolah olah aku, padahal bukan aku,” kata Popo.(cr)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.