Tebing Sungai Tanjung Jaya Roboh, Rumah Warga Terancam


Warga Minta Pemerintah Segera Penanganan

INDOJATIPOS.COM, Pessel—Sepanjang lebih kurang 500 meter tebing Sungai di Kenagarian Simpang Lama, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Kerinci roboh akibat tergerus aliran Sungai.
Robohnya tebing Sungai itu membuat puluhan warga yang tinggal dilokasi tersebut kwatir, jika terjadi arus Sungai yang besar akan terjadi roboh Kembali dan mengancam rumah warga.
Tebing yang berada di belang rumah warga Tanjung Jaya roboh dan ambruk, terjadi pada banjir beberapa bulan yang lalu membuat dampak besar bagi warga, seperti kurangnya aktifitas perkebunan warga Tanjung Jaya, karna tanah yang begitu luas sudah di perkecil oleh deras nya Terjangan banjir.

“Warga cemas Tebing yang roboh setiap hari tergerus aliran sungai. Kecemasan warga Tanjung jaya takut rumahnya di Landa banjir menyusul,”ucap Erizal Warga Tanjung Jaya, Nagari Simpang Lama.

Baca Juga  Pencarian 2 Korban Hanyut di Sungai Lunang Belum Ditemukan

Menurut keterangan Erizal, bahwa sebelumnya pernah di periksa oleh tim dari Pemerintah Propinsi, dan Pihak Nagari setempat, tapi sampai saat sekarang belum tahu titik terang ya.
“Tebing yang ambruk tersebut sudah delapan tahun lama nya, tapi tidak ada kejelasan dari pihak pemerintah, dan kami sangat kuatir apabila ada banjir sebesar bulan yang lalu, takut rumah kami di Landanya, dan pernah juga warga Tanjung jaya membuat sebuah proposal yang di berikan kepada salah seorang anggota DPRD Propinsi, namun sampai sekarang belum ada realisasi,” terangnya.

Erizal berharap kepada Pemerintah yang intansi terkait berwenang, segera melakukan penanganan atau pemasangan bronjong ata tembok penahan Sungai.
“Wakil kita di DPRD harus menanggapi soal tebing Sungai yang ambruk ini. Jangan Duduk saja di Gedung DPRD, segera turun tinjau ke lokasi,” tegasnya.

Baca Juga  Pencarian 2 Korban Hanyut di Sungai Lunang Belum Ditemukan

Laporan: Beng Siswanto
Editor/Publish: Sutan Riko

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.