Heboh, Video Kakek Hancurkan Rumah di Kerinci, Diduga Ini Penyebabnya


INDOJATIPOS.COM, Sungai Penuh — Kerinci di hebohkan dengan video seorang kakek – kakek menghancurkan rumah. Video itu direkam live streming pemilik akun Facebook “Asma Kncy” tadi sore Sabtu (12/8/2023).

Mirisnya, dibawah raung histeris seorang isteri yang juga seperti sudah nenek-nenek sama sekali tidak dihiraukan walau sempat baju si pelaku ditarik – tarik.

Postingan Live Facebook milik “Asma Kncy” pada pukul 20:19 WIB, pelaku mengamuk adalah seorang kakek-kakek yang tak kurang berumur 60 tahun lebih betul-betul sedang emosi dan naik pitam.

Peristiwa miris ini menurut komen dalam postingan tersebut, terjadi di Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Dalam video live Facebook dengan durasi video sekitar 4 menit, 39 detik, kakek ini menghancurkan semua kaca jendela, bingkai kaca, tembok dan bata dan kaca-kaca pun berserakan di serambi depan rumah hancur berantakan.

Kakek ini mengamuk sendirian bagai kesetanan disaksikan isteri sambil meronta-ronta minta pertolongan serta melerai sang kakek, perabotan rumah seperti meja dan kursi tamu pun ikut hancur. Namun amukan sang kakek sedang naik pitam terus saja menghancurkan rumah tersebut dengan memegang sebuah batu.

Anehnya, kejadian ini tidak satupun tetangga sekitar di daerah Desa Sungai Tutung yang mencoba membantu dan melerai agar tidak semakin parah.

Setelah viral, pihak pemerintah Kecamatan Air Hangat Timur dan pihak polsek pun sudah turun ke lokasi kejadian.

Ramon Kasi Pemerintah Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci mengatakan, bahwa kejadian tersebut ia tidak mengetahui apa persoalan sebenarnya. Namun, pihak saat ini sedang duduk dengan pihak adat.

“Secara detail saya tidak tau. Kami Sedang pengurusan adat malam ini. Abis kunjungan tadi dirumah kejadian, permasalahannya suami istri tentang harta gono gini,” katanya.(rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.