Heboh, Warga Tapan Temukan Bayi Perempuan Dipinggir Sungai


INDOJATIPOS.COM, Tapan— Sungguh tidak terpuji dan tidak manusiawi bagaimana kedua orang tua bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga ditinggal kan di tepi sungai diatas Batu Bronjong di Kampung Penadah Mudik, Kenagarian Limau Purut, Kecamatan Rahul, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (21/8/2023).

Bayi berjenis kelamin perempuan baru dilahirkan ditemukan Fauzil warga setempat, dengan keadaan tertelentang di tepi Sungai di atas batu Bronjong dengan tali pusar yang belum terpotong dan masih ada ari-arinya.

Penemuan bayi tersebut dibenarkan Kapolres Pessel AKBP. Novianto Taryono, SH.S.I.K.MH melalui Kapolssk Tapan Iptu. Aldius. SH.

Dikatakan Iptu. Aldius. SH, telah ditemukan seorang bayi berjenia kelamin perempuan Senin, 21/8/2023, pukul 16.00 Wib. Di ditepi Sungai diatas Batu Bronjong di Kampung Penadah Mudik, Kegarian Limau Purut, Kecamatan Rahul, Kabupaten Pesisir Selatan. Oleh seorang warga setempat.

“Dari informasi warga kita langsung turunkan anggota kelapangan, untuk mematikan penemuan bayi,” tegas Kapolssk Tapan.

Sementara, dari keterangan warga bahwa bayi pertama kali diketemukan seorang warga yang mendengar suara seperti suara anak bayi seperti suara kucing. Karena penasaran, Fauzil mendatangi suara tersebut. Saat itulah betapa kaget, didapatkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga ditinggal kan di tepi sungai diatas Batu Bronjong di Kampung Penadah Mudik.

“Bayi ditemukan dalam keadaan tidak memakai busana / telanjang, kemudian warga setempat langsung membungkus bayi tersebut dengan kain dan langsung membawa ke Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan, guna penanganan medis terhadap bayi,” tekuknya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, untuk identitas orang tua dari bayi perempuan tersebut belum diketahui Identitasnya secara pasti.

Laporan: Beng Siswanto
Editor/publish: Sutan Riko

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.