Diikuti 40 Peserta dari SPBU 4 Kabupaten/Kota
INDOJATIPOS.COM, Kerinci— Guna untuk meningkatkan program kerja dan standar pelayanan operator di setiap SPBU di wilayah Jambi bagian Barat, Pertamina Sales Area Retail Jambi menggelar Upskilling Program Kerja dan Standar pelayanan Operator SPBU.
Kegiatan ini digelar selama tiga hari sejak tanggal 5 s/d 7 September 2023 bertempat di home stay Family dengan tema Be Skilled up & Never Give up.
Adapun peserta yang hadir terdiri dari perwakilan SPBU wilayah Barat yaitu, Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kerinci dan Kota Sungaipenuh.
Hadir langsung, Sales Branch manager Rayon III Pertamina Jambi Muhammad Ainul Habibi, Perwakilan Hiswana Migas, Muhammad Ridwan, Kasatreskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi Siswoyo, SE, MM, Kepala Seksi Pencegahan Pemadaman Kebakaran dan penyelamatan kabupaten Kerinci Kerinci, Jonni Safriyadi, S.Sos.
Sales Branch Manager Rayon III Pertamina Jambi Muhammad Ainul Habibi mengtakan, kegiatan ini bersama Haswana Migas Jambi melakukan kaloborasi dengan Polres Kerinci dan Dinas Kebakaran Kerinci, untuk melakukan pelatihan atau upskilling operator yang dihadiri operator SPBU Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kerinci dan Kota Sungaipenuh.
Dengan Tujuannya pertama yaitu, meningkat pengawasan BBM Subsidi, agar BBM Subsidi tetap Sasaran sesuai ketentuan yang ditetepkan pemerintah, yang kedua meningkatkan aspek safety terhadap operator jika ada indikasi kejadian di SPBU.
“Sehingga kejadian di SPBU tidak terjadi yang diinginkan. Kemudian yang ketiga, yaitu meningkat pelayanan kepada masyarakat sehingga pelanggan konsumen di merasa nyaman dan puas bertransaksi di SPBU,” jelas Muhammad Ainul Habibi.
Dikesempatan yanf sama, Kapolres Kerici AKBP Patria Yuda Rahadian diwakili Kasat Reskrim AKP Edi Mardi Siswoyo,SE.MM selaku pemateri sosialisai tentang undang-undang nomor 22 tahun 2001 Tentang Migas.
Dengan Tujuan, agar para operator dan SPBU menyaluran dan pendistribusian BBM Subsidi tetap sasaran.
“Tujuan sosialisasi untuk menimalisir terkait penyahgunaan, pengakutan, penyimpanan berniaga BBM bersudsidi,” ujar AKP Edimardi Siswoyo. Kegiatan dilanjutkan pelatihan penggunaan apar bahan pemadam sementara oleh operator SPBU.(rco)