BRI Sungaipenuh Teken MoU dengan Kejari SungaiPenuh di Bidang Hukum Perdata dan TUN, Ini Tujuannya


INDOJATIPOS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Tbk) Cabang Sungai Penuh dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, pada Selasa (10/10/2023) di Kantor Kejari Sungai Penuh.

Penandatanganan langsung dilakukan Pimpinan Cabang BRI Sungaipenuh, Shaka Aji Nugraha dan Kepala Kejaksaan Negeri Sungaipenuhu, Antonius Despinola SH MH. Pimpinan Cabang BRI Sungaipenuh, Shaka Aji Nugraha, mengatakan bahwa kerja sama yang disepakati terkait bidang perdata dan tata usaha negara sebagai bentuk penguatan bila BRI nantinya ada masalah hukum baik seperti masalah kredit maupun masalah lainnya.

Hal ini dilakukan, mengingat BRI sebagai Bank Usaha Milik Negara menjadi Bank paling besar sebagai penyalur dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga butuh penasihat hukum dan mediasi dari lembaga hukum seperti kejaksaan membantu pihak BRI melalui legal officer yang sudah ada.

Baca Juga  BRI Sungai Penuh Lakukan Eksekusi Sesuai Ketentuan

“Jadi, PKS yang dilakukan penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. Khususnya apabila dalam pemberian kredit ada masalah dengan nasabah dan memberikan mediasi penyaluran KUR, Jadi mereka memberikan mediasi,“ ujarnya.

Dijelaskannya, kendala yang sering terjadi khususnya masalah kredit, BRI sebagai BUMN penyalur KUR paling besar sering menghadapi masalah dengan nasabah yang dinilai kurang sadar hukum untuk menjalankan kewajibannya sebagai penerima manfaat.

“Karena itu, salah satu tujuan dari perjanjian kerja sama yang dilakukan antara pihak BRI Sungai Penuh dengan kejari Sungai Penuh, apabila ada masalah terkait hukum di wilayah kerja BRI Sungai Penuh bisa membantu memberikan nasehat hukum, mediasi tentang hukum di bidang perdata dan tata usaha negara,” ungkapnya.

Baca Juga  Terkait Aksi Demo, BRI Sungai Penuh Tegaskan Telah Lakukan Eksekusi Sesuai Ketentuan

Sementara itu Kejaksaan Negeri Sungaipenuh, Antonius Despinola SH MH menyebutkan perjanjian ini dilaksanakan agar Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) dapat membantu dan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara khususnya PT BRI (Persero), Tbk Sungai Penuh. “Sehingga program yang dijalankan BRI dapat terwujud,” katanya.

Hal lain dari manfaat perjanjian ini menurut Kejaksaan Negeri Sungaipenuh Antonius Despinola SH MH adalah membangkitkan roda perekonomian nasional, khususnya di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.