Lestarikan Kebudayaan Kerajaan Inderapura, Nagari Tluk Kualo Gelar Bimbang Nagari


INDOJATIPOS.COM, Inderapura— Pemerintah Nagari Tluk Kualo, Kecamatan Air Pura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggelar kegiatan Bimbang Nagari dalam rangka melestarikan kebudayaan Kerajaan Inderapura yang merupakan salah satu kerajaan besar di pantai Barat Sumatera rentang abad ke 13 – 17.

“Sebagai anak nagari kami berupaya untuk melestarikan kebudayaan Kesultanan Inderapura, salah satunya ialah dengan digelarnya kegiatan Bimbang Nagari ini,” kata Wali Nagari Tluk Kualo, Dedi Joafnaldi disela kegiatan di Tluk Kualo, Rabu, 29 November 2023.

Dedi menambahkan jika kata bimbang yang merupakan bahasa setempat diartikan ke bahasa umum maka dapat diartikan sebagai alek atau hajatan, sehingga kegiatan Bimbang Nagari bisa juga disebut dengan Alek Nagari atau Hajatan Nagari.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Pesisir Selatan, Gunawan yang hadir mewakili kepala daerah setempat, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang digelar.
Menurutnya Gunawan kegiatan yang digelar merupakan langkah konkrit dalam rangka mempertahankan kebudayaan lokal ditengah tingginya arus perubahan.

“Hal ini penting sehingga kebudayaan tempo dulu tetap bisa dipertahankan dan tidak terdegradasi,” ungkapnya.

Dia secara umum menambahkan bahwa pemerintah kabupaten setempat juga mulai intens memperhatikan sektor kebudayaan, salah satunya ialah dengan mewacanakan pembentukan peraturan daerah tentang kemajuan kebudayaan yang didalamnya dimungkinkan untuk dilakukan inventarisasi kebudayaan.

Sementara itu, anggota DPRD Pesisir Selatan, Armaidi yang juga hadir dalam kesempatan itu menyebut upaya pelestarian kebudayaan merupakan kewajiban seluruh masyarakat. Terkait hal itu maka dirinya mendorong agar kegiatan ini tetap digelar secara berkelanjutan dan mesti disokong oleh berbagai pihak.

“Saya secara pribadi dan kelembagaan mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Kegiatan Bimbang Nagari yang dihelat oleh Pemerintah Nagari Tluk Kualo ini mengangkat tema Cintai Nagari, Marawat Kebudayaan Menuju Desa Mandiri dan Berperadaban. Kegiatan dilaksanakan rentang dua hari dari Rabu, 29 November 2023 hingga Kamis, 30 November 2023, selain dihadiri pejabat pemerintah pembukaan kegiatan juga dihadiri oleh tokoh adat dan masyarakat setempat.

Laporan: Beng Siswanto
Editor/publisher: Sutan Riko

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.