Penambang Emas di Kerinci Hanyut di Sungai


INDOJATIPOS.COM, Kerinci— Edi Suparman (35) Salah seorang warga Koto Dua, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh dikabarkan hanyut di Sungai Penetai, Jumat (12/1/2024) malam sekira pukul 22.00 Wib. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun, korban dan beberapa rekannya pergi ke Sungai Penetai sejak Rabu (10/1/2024) pagi. Namun pada Sabtu malan, diketahui korban hanyut saat hendak menyeberang.

Kapolsek Batang Merangin, IPTU Yulisman, mengatakan informasi korban hanyut dari warga Serpih Merangin, Aziz. Kemudian Aziz melaporkan kepada Sekdes Mura Emat, kemudian Sekdes meminta kepada warga untuk menghubungi keluarga korban di Kota Sungaipenih, maupun di Dusun Serpih.

“Untuk saat ini pihak dari Kecamatan Batang Merangin, Polsek dan Koramil 08, masih di Dusun Serpih menunggu pihak dari BPBD (SAR) Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.

Baca Juga  Tudingan Tak Mendasar, Boy Edwar Ajak Politik Santun di Pilkada Kerinci 2024

Selain itu, warga sekitar juga masih menunggu di pinggir sungai penetai tepatnya di jembatan penetai Desa Muaro Hemat, serta berupaya menyusuri sungai melakukan pencarian.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk meminta bantuan Tim SAR, serta menghubungi keluarga korban yang berada di Kota Sungaipenuh,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, informasi lain yang dihimpun pihaknya, korban dan rekannya ke Sungai Penetai bukan bertujuan untuk memancing, namun untuk ikut menambang emas menggunakan mesin penyedot (Robin).

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa korban hanyut saat sedang bekerja mendulang emas di air sungai batang penetai,” ungkapnya.

Sementara lokasi hanyut di sungai penetai Desa Muara Hemat lebih kurang perjalanan 8 jam dari Desa Muara Hemat melalui hutan rimba.

Baca Juga  Viral, Video Asusila Diduga Mantan Presma Unja Hebohkan Masyarakat

“Sekarang masyarakat masih berupaya mencari korban menelusuri hutan rimba ke tempat titik kejadian,” ungkap Kapolsek.(rco)

block ID 8719 : indojatipos.com
     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.